Menu
085846520125 sms 081229562357 081229562357 5851B6CE

BUKU MENGAPA MENUNDA MENIKAH

KategoriBuku Islam
Stok ADA
Di lihat808 kali
Harga Rp 55.000
Beli Sekarang

Detail Produk BUKU MENGAPA MENUNDA MENIKAH

mengapaSebagian orang terlalu takut dan banyak pertimbangan sebelum menikah. Mereka takut tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pasangan suami-istri. Sementara, sebagian yang lain memutuskan untuk sesegera mungkin menikah. Dan, permasalahan kemapanan ekonomi adalah yang akan dipikirkan dan dicarikan jalan kelurnya setelah menikah.

Bila dalam banyak film drama percintaan, kisah kedua tokoh ditutup dengan frasa “happy ending” setelah mereka memutuskan untuk menikah, maka dalam drama nyata, justru persoalan yang lebih besarlah yang menanti di depan mata. Problematika mendidik anak dan permasalahan ekonomi adalah dua dari sekian persoalan yang akan dihadapi pasangan suami-istri. Kedua hal tersebut, sebagaimana permasalahan rumah tangga lainnya, berpotensi untuk menggerogoti janji sehidup semati yang pernah diucapkan saat menikah.

Karena tidak ada rumah tangga yang steril dari masalah, maka yang perlu dipersiapkan adalah mental dan kematangan pribadi pasangan suami-istri. Dalam bahasa yang lebih formal, pasangan suami-istri harus memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun bahtera rumah tangga. Setidaknya, jika pasangan suami-istri sudah memahami bahwa kehidupan berumah tangga tidak akan selamanya mudah, mereka akan bersiap diri mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.

Di sinilah kita akan dipaksa untuk mengakui kebenaran ungkapan “don’t judge the book by its cover”. Karena sesungguhnya, modal utama mencari padangan hidup bukan terletak pada rupa, harta, atau silsilahnya. Ya, agamalah yang harus menjadi dasar kita menentukan pasangan hidup sebagaimana disebutkan dalam hadits, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor, yaitu agama, martabat, harta, dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Mengapa harus agamanya? Tidak lain karena rupa dapat berubah seiring berjalannya waktu. Kalau cantik atau tampan dijadikan alasan utama menikah, maka bersiap-siaplah melihat wanita cantik dan pria tampan yang Anda nikahi hari ini berubah menjadi kurang menarik. Ya, rambut itu akan memutih, kulit mulus itu akan mengeriput, dan postur tegap itu akan membongkok termakan usia. Kalau cantik dan tampan menjadi acuan, kita akan mudah berpaling ke lain hati karena memang rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau, bukan?

Begitu pula dengan harta. Pasangan Anda mungkin saja kaya pada hari ini sehingga dia dapat membiayai pernikahan mewah yang sudah lama Anda idam-idamkan. Namun ketahuilah, suatu saat harta tersebut bisa saja lenyap dalam sekejap karena berbagai sebab. Lagipula, harta bukanlah ukuran kebahagiaan berumah tangga. Kalau memang harta menjadi alasan kebahagiaan berumah tangga, tentu para sosialita tersebut kehidupan rumah tangganya akan adem ayem. Kenyataannya, mereka juga menghadapi permasalahannya sendiri, bukan?

Keturunan pun tidak dapat dijadikan jaminan kebahagiaan. Ingatlah selalu bahwa keshalehan tidak diturunkan begitu saja melalui pertalian darah. Tentu kita masih ingat dengan kasus orang terpandang di negeri ini yang keturunannya terpaksa berurusan dengan pihak berwajib kerena kedapatan tengah berpesta sabu? Pun, kita tidak bisa menghakimi bahwa seorang anak berhak menanggung kesalahan atau kejahatan yang pernah diperbuat orangtuanya, bukan?

Akhirnya, hanya pemahaman agama yang baiklah yang dapat melahirkan visi misi rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Agamalah akan membentengi suami-istri dari perbuatan melenceng. Dengan mengembalikan semua pada Yang Maha Mengetahui Solusi Permasalahan, kita akan lebih ikhlas menjalani problematika rumah tangga.
Dan, buku ini akan lebih menjelaskan lagi mengenai pentingnya pemahaman agama dalam menghadapi problematika rumah tangga. Di dalamnya diuraikan sejumlah pertanyaan yang memang kadang terlewatkan oleh calon pengantin yang akan menikah. Mereka lupa bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut mesti dijawab, atau paling tidak diketahui gambaran jawabannya, sehingga kelak ketika permasalahan tersebut benar-benar terjadi, mereka siap atau paling tidak telah mempersiapkan diri.
Akhirnya, tidak ada lagi kata yang lebih tepat diucapkan kecuali ajakan untuk menyegerakan sunah menikah. Berbekal pengetahuan dalam buku ini, insya Allah, kita siap. Insya Allah!

mengapa
Penulis : Dr. Aam Amiruddin,MSi & Ayat Priatna Muhlis

Order sekarang juga jangan sampai kehabisan

Harga Rp. 50.000,-

Foto: Mengapa Menunda Menikah  (PIN BB 32A45538)

Sebagian orang terlalu takut dan banyak pertimbangan sebelum menikah. Mereka takut tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pasangan suami-istri. Sementara, sebagian yang lain memutuskan untuk sesegera mungkin menikah. Dan, permasalahan kemapanan ekonomi adalah yang akan dipikirkan dan dicarikan jalan kelurnya setelah menikah.

Bila dalam banyak film drama percintaan, kisah kedua tokoh ditutup dengan frasa “happy ending” setelah mereka memutuskan untuk menikah, maka dalam drama nyata, justru persoalan yang lebih besarlah yang menanti di depan mata. Problematika mendidik anak dan permasalahan ekonomi adalah dua dari sekian persoalan yang akan dihadapi pasangan suami-istri. Kedua hal tersebut, sebagaimana permasalahan rumah tangga lainnya, berpotensi untuk menggerogoti janji sehidup semati yang pernah diucapkan saat menikah.

Karena tidak ada rumah tangga yang steril dari masalah, maka yang perlu dipersiapkan adalah mental dan kematangan pribadi pasangan suami-istri. Dalam bahasa yang lebih formal, pasangan suami-istri harus memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun bahtera rumah tangga. Setidaknya, jika pasangan suami-istri sudah memahami bahwa kehidupan berumah tangga tidak akan selamanya mudah, mereka akan bersiap diri mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.

Di sinilah kita akan dipaksa untuk mengakui kebenaran ungkapan “don’t judge the book by its cover”. Karena sesungguhnya, modal utama mencari padangan hidup bukan terletak pada rupa, harta, atau silsilahnya. Ya, agamalah yang harus menjadi dasar kita menentukan pasangan hidup sebagaimana disebutkan dalam hadits, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor, yaitu agama, martabat, harta, dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Mengapa harus agamanya? Tidak lain karena rupa dapat berubah seiring berjalannya waktu. Kalau cantik atau tampan dijadikan alasan utama menikah, maka bersiap-siaplah melihat wanita cantik dan pria tampan yang Anda nikahi hari ini berubah menjadi kurang menarik. Ya, rambut itu akan memutih, kulit mulus itu akan mengeriput, dan postur tegap itu akan membongkok termakan usia. Kalau cantik dan tampan menjadi acuan, kita akan mudah berpaling ke lain hati karena memang rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau, bukan?  

Begitu pula dengan harta. Pasangan Anda mungkin saja kaya pada hari ini sehingga dia dapat membiayai pernikahan mewah yang sudah lama Anda idam-idamkan. Namun ketahuilah, suatu saat harta tersebut bisa saja lenyap dalam sekejap karena berbagai sebab. Lagipula, harta bukanlah ukuran kebahagiaan berumah tangga. Kalau memang harta menjadi alasan kebahagiaan berumah tangga, tentu para sosialita tersebut kehidupan rumah tangganya akan adem ayem. Kenyataannya, mereka juga menghadapi permasalahannya sendiri, bukan?

Keturunan pun tidak dapat dijadikan jaminan kebahagiaan. Ingatlah selalu bahwa keshalehan tidak diturunkan begitu saja melalui pertalian darah. Tentu kita masih ingat dengan kasus orang terpandang di negeri ini yang keturunannya terpaksa berurusan dengan pihak berwajib kerena kedapatan tengah berpesta sabu? Pun, kita tidak bisa menghakimi bahwa seorang anak berhak menanggung kesalahan atau kejahatan yang pernah diperbuat orangtuanya, bukan?

Akhirnya, hanya pemahaman agama yang baiklah yang dapat melahirkan visi misi rumah tangga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Agamalah akan membentengi suami-istri dari perbuatan melenceng. Dengan mengembalikan semua pada Yang Maha Mengetahui Solusi Permasalahan, kita akan lebih ikhlas menjalani problematika rumah tangga.
Dan, buku ini akan lebih menjelaskan lagi mengenai pentingnya pemahaman agama dalam menghadapi problematika rumah tangga. Di dalamnya diuraikan sejumlah pertanyaan yang memang kadang terlewatkan oleh calon pengantin yang akan menikah. Mereka lupa bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut mesti dijawab, atau paling tidak diketahui gambaran jawabannya, sehingga kelak ketika permasalahan tersebut benar-benar terjadi, mereka siap atau paling tidak telah mempersiapkan diri.
Akhirnya, tidak ada lagi kata yang lebih tepat diucapkan kecuali ajakan untuk menyegerakan sunah menikah. Berbekal pengetahuan dalam buku ini, insya Allah, kita siap. Insya Allah!

Penerbit : Khazanah Intelektual
Penulis : Dr. Aam Amiruddin,MSi & Ayat Priatna Muhlis

Order sekarang juga jangan sampai kehabisan 

Kontak Kami : 081222819118/ PIN BB 32A45538

Harga Rp. 50.000,-

Produk lain Buku Islam

Rp 60.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMENYIMAK KICAU MERAJUT MAKNA
Harga Rp 60.000
Lihat Detail
Rp 120.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU KISAH PARA NABI
Harga Rp 120.000
Lihat Detail
Rp 90.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU FIQIH 4 MAHZAB
Harga Rp 90.000
Lihat Detail
Rp 10.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJUZ AMA
Harga Rp 10.000
Lihat Detail
Rp 60.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU PNGOBATAN NABI
Harga Rp 60.000
Lihat Detail
Rp 80.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU HURU HARA KIAMAT
Harga Rp 80.000
Lihat Detail
Rp 35.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU MNJEMPUT KMATIAN
Harga Rp 35.000
Lihat Detail
Rp 100.000 115.000
Order Sekarang » SMS : 081229562357
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBUKU BIOGRAFI 60 SAHABAT NABI
Harga Rp 100.000 115.000
Anda HematRp 15.000 (13.04%)
Lihat Detail
085846520125
081229562357
5851B6CE
081229562357